Bersiap Terapkan Aplikasi Nota Dinas Elektronik, 19 UPT Ikuti Bimtek

02-03-2017

Kasubag Kepegawaian dan Organisasi Suparyono menyampaikan paparan secara singkat terkait APIK yang rencananya akan digabung dengan aplikasia SIAP pada bimbingan teknis perdana mengenai Tata Naskah Nota Dinas Elektronik (TNDE) dan Aplikasi Presensi Elektronik (APIK). (2/3)

Bogor (SDPPI) - Direktorat Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (Ditjen SDPPI) pada Kamis (2/3) menyelenggarakan bimbingan teknis perdana mengenai Tata Naskah Nota Dinas Elektronik (TNDE) dan Aplikasi Presensi Elektronik (APIK).

Bimtek yang digelar di Bogor, Jawa Barat tersebut dibuka oleh Kasubag Pengolahan Data Hendra Santoso dan dihadiri 83 peserta dari 19 Unit Pelaksana Teknis (UPT) Ditjen SDPPI di seluruh Indonesia.

Bimbingan teknis diselenggarakan sebagai persiapan sebelum aplikasi TNDE dan APIK diimplementasikan di seluruh UPT dengan tujuan untuk meningkatkan kinerja pegawai sesuai tupoksi sebagai acuan Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) Ditjen SDPPI.

Hadir sebagai narasumber untuk APIK adalah Kasubag Kepegawaian dan Organisasi Suparyono, sedangkan Kepala Bidang Sistem dan Data, PDSI Yessi Arnaz Ferari memberikan bimbingan mengenai Aplikasi TNDE, APIK, dan Sistim Informasi Pegawai SIMPEG.

Kemudian, Hendra Santoso selaku Kasubag Pengelolaan Data dalam paparannya mengatakah bahwa sesuai surat edaran Dirjen SDPPI No. 351 Tahun 2016, bahwa TNDE merupakan terminologi awal dalam penggunaan aplikasi surat berbasis elektronik.

Hendra berharap seluruh UPT segera menyiapkan tata kelola dan sumber daya manusia karena mereka diwajibkan mengimplementasikan Aplikasi TNDE dan APIK, dengan Kasubag Tata Usaha (TU) Ditjen SDPPI sebagai motor penggerak berjalannya surat berbasis aplikasi.

Pada sesi kedua, Kasubag Kepegawaian dan Organisasi Suparyono menyampaikan paparannya secara singkat terkait APIK yang rencananya akan digabung dengan aplikasi SIAP. Dengan penerapan aplikasi APIK maka data pegawai dapat ditata lebih rapi dan tidak lagi secara manual.

Pada kesempatan sama, Kepala Bagian Umum dan Organisasi Hasyim Fiater memaparkan mengenai kedisplinan pegawai dan kinerja pegawai yang akan menjadi tolak ukur naik turunnya grade yang akan berdampak pada tunjangan kinerja (tunkin).

Aplikasi APIK Ditjen SDPPI dan APIK Kemkominfo sudah berhasil diintegrasikan akhir Desember 2016 sebagai wujud keseriusan Ditjen SDPPI dalam memperbaiki sumber daya manusia.

Pada sisi akhir, bimtek diisi dengan latihan praktik memasukkan data surat TNDE dan APIK serta data pegawai yang dipandu oleh Denny Karuniawan, sementara Reza Boer memandu edit data pegawai pada aplikasi SIMPEG.

Bimtek TNDE dan APIK rencananya akan dibagi dalam tiga tahap, dengan tahap kedua di Kota Bandung dan ketiga di Yogyakarta.

Pada bimtek pertama di Bogor hari ini diikuti 19 UPT termasuk Balai Besar Pengujian Perangkat Telekomunikasi (BBPPT).

(sumber/Foto : mks)

Press Release

Siaran Pers No. 05/HM/KOMINFO/01/2018
10-01-2018

Pelantikan Promosi dan Mutasi Jabatan di Lingkungan Direktorat Jenderal Sum…

Siaran Pers No. 218/HM/KOMINFO/11/2017
07-11-2017

Siaran Pers No. 218/HM/KOMINFO/11/2017 Tanggal 7 November 2017 Tentang K…

Siaran Pers No. 217/HM/KOMINFO/11/2017
07-11-2017

Konsultasi Publik mengenai RPM Ketentuan Operasional dan Tata Cara Perizina…

Around SDPPI

Tujuh Pos Jabatan Setditjen SDPPI Diserahterimakan
16-01-2018

Jakarta (SDPPI) - Sekretariat Direktorat Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan...

Dirjen SDPPI Ajak Jajarannya Tingkatkan Keahlian dan Wawasan
15-01-2018

'Mari kita keluar dari zona nyaman, tingkatkan kerjasama dan kreatifitas,'Ajak Dirjen SDPPI...

Serah Terima Jabatan di Lingkungan Direktorat Operasi Sumber Daya
15-01-2018

Direktorat Operasi Sumber Daya melaksanakan acara serah terima jabatan pada Jumat (12/1)...

Media Spotlight

Logo Kemkominfo

Beranda | Kominfo Portal | Email | Contact Us | Sitemap | Bahasa

© 2018 Direktorat Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika