Ditdal SDPPI melaksanakan Workshop Implementasi e-licensing Amatir dan KRAP di Surabaya

18-04-2017

Workshop Implementasi e-licensing Amatir dan KRAP di Surabaya

Surabaya (SDPPI) - Direktorat Pengendalian Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika Ditjen SDPPI Kemkominfo pada Selasa (18/4) melaksanakan Workshop Implementasi e-licensing Amatir dan KRAP di Kota Surabaya, Jawa Timur yang dihadiri oleh perwakilan dari kantor pusat Ditjen SDPPI, UPT seluruh Indonesia serta perwakilan dari ORARI dan RAPI.

Direktur Pengendalian SDPPI Dwi Handoko, mewakili Dirjen SDPPI dalam sambutannya saat membuka kegiatan itu, mengatakan tentang pentingnya perbaikan dalam pelayanan publik. Pemerintah adalah pelayan masyarakat, bukan dilayani masyarakat. Diperlukan perubahan mindset dalam pelayanan publik termasuk perubahan pola perizinan amatir. Pada kesempatan ini, Dwi Handoko juga menyatakan bahwa Implementasi elicensing Amatir dan KRAP merupakan salah satu bentuk komitmen Direktorat Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika untuk mewujudkan pelayanan prima kepada masyarakat. Lebih lanjut, Dwi Handoko mengatakan, dengan workshop ini diharapkan para peserta dapat memahami tentang perubahan pola perizinan Amatir/IKRAP sehingga menjadi lebih mudah diakses, cepat dan transparan sehingga kedepannya pelaksanaan Ujian Nasional Amatir Radio (UNAR) dapat dilaksanakan secara online. Saat ini telah dibangun dan siap digunakan modul aplikasi online untuk elicensing Amatir dan KRAP yang telah dilengkapi juga dengan sistem pembayaran secara host to host melalui bank persepsi yaitu bank Mandiri dan BNI.

Dalam penjelasannya, Direktur Operasi Sumber Daya, Rachmat Widayana menyampaikan bahwa dalam rangka efisiensi dan efektifitas pelayanan Izin Amatir Radio (IAR) dan Izin Komunikasi Radio Antar Penduduk Indonesia (IKRAP), pelayanan perizinan akan dilaksanakan secara online. Saat ini peraturan sebagai dasar hukum pelaksanaan sedang direvisi yaitu Peraturan Menteri No. 33 tentang Amatir Radio dan Peraturan Menteri No. 34 tentang KRAP yang Implementasinya direncanakan akan dimulai 1 Mei 2017. Lebih lanjut disampaikan dalam paparanya bahwa syarat untuk implementasi sistem perizinan secara online adalah : database yang akurat, sistem yang handal dan SDM selaku petugas yang akan melaksanakan

Workshop dilanjutkan dengan sesi demo dengan melakukan uji coba modul aplikasi e licensing Amatir dan KRAP oleh UPT secara langsung. Uji coba dimulai dari pengajuan jadwal ujian, penerbitan dan pembayaran pencetakan kartu ujian. Pada sesi tanya jawab dilakukan sharing knowledge dan problem solving terkait rencana implementasi e licensing Amatir dan KRAP.

Setelah mengikuti acara workshop ini, diharapkan UPT dapat berperan aktif dalam mengimplementasikan E-licensing Amatir dan KRAP di wilayahnya masing-masing.

(sumber/Foto : Yosep, Dit. Pengendalian)

Siaran Pers

65/HM/KOMINFO/02/2018
05-03-2018

Konsultasi Publik Rancangan Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Me…

SIARAN PERS NO. 51/HM/KOMINFO/02/2018
18-02-2018

Kecepatan Sertifikasi Smartphone Dorong Kecepatan Produk Baru Hadiri Masyar…

Siaran Pers No. 05/HM/KOMINFO/01/2018
10-01-2018

Pelantikan Promosi dan Mutasi Jabatan di Lingkungan Direktorat Jenderal Sum…

Seputar SDPPI

Balmon Bajarmasin Dorong Pengguna Frekuensi Kalsel Manfaatkan Perizinan Online
20-04-2018

Banjarmasin (SDPPI) - Balai Monitor Frekuensi Radio Kelas II Banjarmasin pada Kamis (19/4)...

Dirjen Ismail Minta Ericsson Libatkan Pengembang Aplikasi Lokal
18-04-2018

Jakarta (SDPPI) - Direktur Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (Dirjen...

Perempuan Indonesia Harus Bisa Manfaatkan Internet untuk Pengembangan Diri
18-04-2018

Jakarta (SDPPI) - Kaum perempuan pengguna internet di Indonesia memang meningkat dari tahun...

Sorotan Media

Logo Kemkominfo

Beranda | Portal Kominfo | Surel | Hubungi Kami | Peta Situs | Switch to English

© 2018 Direktorat Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika