Ditdal SDPPI Tutup 2016 dengan Sosialisasikan Bahaya Perangkat Ilegal di Lampung

27-12-2016

Direktur Pengendalian SDPPI Dwi Handoko membuka acara sosialisasi Bahaya Penggunaan Alat/Perangkat Telekomunikasi Ilegal

Bandar Lampung (SDPPI) - Direktorat Pengendalian Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika, Ditjen SDPPI, pada Kamis (22/12) di Bandar Lampung menyelenggarakan “Sosialisasi Bahaya Penggunaan Alat/Perangkat Telekomunikasi Ilegal”, program kerja terakhir direktorat ini yang menutup tahun 2016.

“Pemanfaatan perangkat telekomunikasi saat ini telah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat perkotaan dan pedesaan. Untuk itu penggunaan dan peredarannya harus selalu dilakukan pengawasan secara berkesinambungan,” kata Direktur Pengendalian SDPPI Dwi Handoko dalam sambutannya ketika membuka sosialisasi.

“Pengawasan bisa dilakukan dengan inspeksi langsung ke pasar, on line, sosialisasi dan dengan sarana lain yang dianggap perlu,” kata Dwi Handoko.

Lebih lanjut Dwi Handoko menyampaikan, pengawasan terhadap perangkat telekomunikasi ilegal harus terus dilakukan agar tercipta penggunaan alat komunikasi yang tertib, aman, lancar dan tidak saling mengganggu antarpengguna. Dengan pengawasan ini juga diharapkan peredaran perangkat ilegal makin berkurang.

Dalam sosialisasi yang merupakan kegiatan terakhir dalam program kerja tahun 2016 Direktorat Pengendalian SDPPI, setelah sebelumnya digelar di Semarang, Jateng, dan beberapa kota lainnya, Dwi Handoko mengharapkan melalui sosialisasi akan tercipta kerja sama yang semakin erat antarstakeholder yang membidangi pengawasan.

Berbeda dengan sosialisasi-sosialisasi sebelumnya, di Lampung kali ini menghadirkan mantan Dirjen SDPPI Muhamad Budi Setiawan sebagai narasumber.

Dalam paparannya berjudul “Bahaya Pemakaian Perangkat Ilegal”, Budi Setiawan mengatakan setiap pengunaan perangkat harus diatur sesuai ketentuan yang telah dikeluarkan International Telecomunication Union (ITU), dan UU No. 36 tahun 1999 beserta peraturan teknis lainnya.

Ketentuan-ketentuan itu dibuat dengan tujuan untuk mencegah saling interferensi/gangguan, menjamin ketersediaan spektrum bagi semua kepentingan, terutama untuk tujuan keselamatan (SAR), pertahanan dan keamanan, pemerintahan, komersial, satelit, penelitian, penyiaran, dan lain-lain.

Sumber daya spektrum frekuensi radio memiliki nilai trategis tinggi bagi negara, dimana dari pemanfaatannya telah menghasilkan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) sekitar Rp14 triliun pada 2015. “Memiliki nilai ekonomis, memiliki dampak internasional (lintas batas negara),” kata Budi Setiawan.

Beberapa narasumber lain yang dihadirkan dalam acara di ibukota Lampung ini, yakni Direktur E-Business, Ditjen APTIKA Kemkominfo Azhar Hayim, Kasubdit Montib Dirjen SDPPI Subagyo MTI yang menyampaikan presentasi berjudul “Pengawasan dan Pengendalian Alat dan Perangkat Telekomunikasi”, Kasi BIMOPS PPNS Departemen Perdagangan Erizal Mahatama, dan Kasi Penerapan PPT dan KR Ditjen SDPPI Wahyu Adi Dana Prasetyo.

Sosialisasi bertema “Pastikan alat dan perangkat telekomunikasi anda bersertifikat” itu dihadiri para kepala UPT, operator telekomunikasi, TV dan radio swasta, serta pelajar dan mahasiswa

(Sumber/ foto : Iwan/Yosep Dit. Pengendalian)

Siaran Pers

SIARAN PERS NO. 42/HM/KOMINFO/04/2017
07-04-2017

Rudiantara Sedang Memimpin Delegasi Indonesia dalam G20 Digital Ministers M…

SIARAN PERS NO. 38/HM/KOMINFO/04/2017
04-04-2017

Menkominfo Serukan Isu Pemerataan Dicantumkan pada Deklarasi G20 Digital Mi…

SIARAN PERS NO. 29/HM/KOMINFO/2/2017
22-02-2017

Konsultasi Publik Rancangan Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Me…

Seputar SDPPI

Lokakarya 2017: WG3 Bahas Monitoring dan Pemanfaatan Datanya
27-04-2017

Bandung (SDPPI) - Kasubdit Pengelolaan Sistem Monitoring Spektrum Frekuensi Radio (SMFR)...

Sekditjen Tutup Lokakarya Ditjen SDPPI 2017
27-04-2017

Bandung (SDPPI) - Sekretaris Direktorat Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan...

Soal Refarming 2.1 GHz, WG1 rekomendasikan migrasi berbasis cluster
27-04-2017

Bandung (SDPPI) - Kegiatan lokakarya Ditjen SDPPI pada Kamis (27/4) memasuki hari kedua atau...

Sorotan Media

Logo Kemkominfo

Beranda | Portal Kominfo | Surel | Hubungi Kami | Peta Situs | Switch to English

© 2017 Direktorat Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika