Ditjen SDPPI Sosialisasikan Soal Revisi Anggaran 2017 ke Seluruh Satker

09-03-2017

Direktorat Jenderal Sumber Daya  dan Perangkat Pos dan Informatika (Ditjen SDPPI) pada Kamis (9/3) mensosialisasikan mengenai Tata Cara Revisi Anggaran 2017 kepada seluruh satuan kerjanya

Bandung (SDPPI) - Direktorat Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (Ditjen SDPPI) pada Kamis (9/3) mensosialisasikan mengenai Tata Cara Revisi Anggaran 2017 kepada seluruh satuan kerjanya, menyusul terbitnya Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 10/PMK.02/2017.

Perubahan mengenai tata cara revisi anggaran bukanlah hal baru dan setiap tahun Kementerian Keuangan terus melakukan penyempurnaan akibat adanya dinamika anggaran. Oleh karena itu, setiap kementerian/lembaga (K/L) harus menyesuaikan sesuai ketentuan yang berlaku, kata Kepala Bagian Keuangan Setditjen SDPPI Supriyanto saat membuka sosialisasi yang digelar di Bandung, Jawa Barat itu.

Menurut Supriyanto, pada dasarnya Kementerian Keuangan meminta setiap K/L konsisten terhadap anggaran yang sudah disusunnya, namun bukan berarti revisi tidak boleh dilakukan asalkan memang diperlukan dari sisi kebutuhan dan urgensinya.

Menambahkan pernyataan Supriyanto, Kepala Bagian Perencanaan Program dan Pelaporan Fidyah Ernawati mengatakan semakin seringnya satu satuan kerja (Satker) merevisi anggaran, itu mengindikasikan perencanaan anggarannya belum disusun dengan baik sesuai kebutuhan anggaran.

Ditemui di tempat yang sama, Kasubag Pelaksana Anggaran Among Wardoyo yang juga Ketua Pelaksana Kegiatan mengatakan bahwa sosialisasi ini bertujuan untuk menyamakan visi dan persepsi mengenai revisi anggaran tahun 2017 agar pelaksanaannya sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang berlaku.

Among menegaskan bahwa kegiatan ini penting guna mendukung percepatan dalam realisasi program kerja/prioritas kegiatan berdasarkan Money Follow Program, sehingga anggaran tahun 2017 dapat dilaksanakan secara optimal dalam rangka pencapaian kinerja yang telah ditetapkan.

Untuk pendalaman sosialisasi PMK mengenai revisi anggaran ini, Ditjen SDPPI juga menghadirkan nara sumber dari Direktorat Jenderal Anggaran (DJA) Kementerian Keuangan.

“Kesempatan itulah kiranya dapat dipergunakan sebaik-baiknya oleh peserta untuk menggali dan mengupas mengenai permasalahan yang terkait dengan revisi,” ujar Among.

Perlu diketahui bahwa Sosialisasi Peraturan Menteri Keuangan tentang Tata Cara Revisi Anggaran Tahun Anggran 2017 ini dihadiri para Kasubag TU dan petugas RKAKL pada Kantor Pusat Ditjen SDPPI dan Unit Pelaksana Teknis (UPT) dari seluruh wilayah Indonesia.

Dalam upaya meningkatkan layanan kepada K/L, Kementerian Keuangan mulai tahun 2017 memberikan kemudahan pengujuan usulan revisi secara elektronik, sehingga kedepannya usulan revisi DIPA akan diproses secara online. Meskipun, belum seluruh K/L memanfaatkan layanan ini karena masih dalam tahap penyempurnaan dan pengembangan.

(Sumber/Foto : gat/rst)

Sisipan:

Siaran Pers

SIARAN PERS NO. 123/HM/KOMINFO/08/2017
15-08-2017

Sambut HUT RI Ke-72, Menkominfo Luncurkan Sistem Ticketing Aduan Konten

110/HM/KOMINFO/08/2017
09-08-2017

Penyelamatan Filing Satelit Palapa PAC-C 146E dan Palapa PAC-KU 146E

SIARAN PERS NO. 98/HM/KOMINFO/07/2017 TANGGAL 30 JULI 2017
30-07-2017

Pentingnya Operasi Penertiban Terhadap Perangkat Telekomunikasi Ilegal

Seputar SDPPI

Penyelamatan Filing Satelit : Kerja Bersama Kementerian Kominfo dan Stakeholder
17-08-2017

Jakarta (SDPPI) - Direktur Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika Ismail,...

Monitoring di Pulau Rupat Temukan 45 Kanal Frekuensi Perlu Ditindaklanjuti Malaysia
16-08-2017

Dumai (SDPPI) - Dalam upaya harmonisasi penggunaan spektrum frekuensi radio di wilayah...

SDPPI Ajak Semua Pihak Satu Visi Perkuat Siaran Radio di Perbatasan
15-08-2017

Dumai (SDPPI) - Direktorat Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (Ditjen...

Sorotan Media

Logo Kemkominfo

Beranda | Portal Kominfo | Surel | Hubungi Kami | Peta Situs | Switch to English

© 2017 Direktorat Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika