Kurikulum Diklat Pengendali Frekuensi Masuk Tahap Penyempurnaan

08-03-2018

Sekjen Kominfo, Farida Dwi Cahyarini (ketiga dari kiri) memberikan arahan mengenai kurikulum diklat pengendali frekuensi dan pengujian perangkat telekomunikasi di Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Ditjen SDPPI di Cidokom, Cisarua, Bogor, Jawa Barat (8/3)

Bogor (SDPPI) - Pusdiklat Kemkominfo bersama Ditjen SDPPI dan Balai Besar Pengujian Peragkat Telekomunikasi (BBPPT) sedang menyiapkan pusat pendidikan dan latihan untuk pejabat pengendali frekuensi radio dan penguji perangkat telekomunikasi, dengan penyusunan kurikulum sudah memasuki tahap penyempurnaan.

Tim penyusun yang diketuai Kepala BBPPT Moch. Rus’an dan didampingi Kepala Pusdiklat Kemkominfo Usulludin pada Kamis (8/3) di Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Ditjen SDPPI di Cidokom, Cisarua, Bogor, Jawa Barat, membahas kurikulum pengendali frekuensi radio tingkat ahli dan terampil, termasuk mengenai penguji adan asisten penguji perangkat telekomunikasi.

Rapat penyempurnaan kurikulum tersebut juga melibatkan Sekretariat Ditjen SDPPI dan Direktorat Pengendalian SDPPI.

Sekjen Kemkominfo Farida Dwi Cahyarini dalam arahannya mengatakan bahwa sebagai dasar pedoman materi kurikulum diantaranya Peraturan Menteri PAN-RB tentang pengangkatan PNS dalan jabatan fungsional melalui penyesuaian/inpassing yang tertuang pada pasal 5 dilaksanakan sampai Desember 2018.

Dengan penyediaan diklat ini, kata Farida, Ditjen SDPPI kedepan akan memiliki SDM yang benar-benar ahli, mengerti serta memahami pengelolaan sumber daya alam terbatas, yakni frekuensi radio.

Kedepan, dalam pengendalian frekuensi radio, Ditjen SDPPI akan lebih mengutamakan pencegahan pelanggaran penggunaan frekuensi daripada penindakan di lapangan. “Ya, ini pencegahan bersifat edukatif, lebih utama daripada penindakan,” katanya.

Dengan Kurikulum yang segera disempurnakan ini diharapkan dapat memudahkan peserta diklat dalam memahami apa yang ada dalam kurikulum diklat dan dapat mencetak pengendali frekuensi berkualitas dan mampu bersaing dikancah internasional.

Farida menyatakan bahwa diklat pengendali frekuensi dan penguji perangkat telekomunikasi Ditjen SDPPI ini akan menjadi diklat khusus yang tidak ada di tempat lain di Indonesia.

Mengenai pengangkatan jabatan fungsional di Ditjen SDPPI melalui penyesuaian atau inpassing, Kepala BBPPT Rus’an mengatakan,”Mudah-mudahan dengan dukungan kerja keras tim diharapkan bulan Juni 2018 sudah mulai inpassing.”

Selain membahas kurikulum, rapat yang dimoderatori oleh Kabag Umum dan Kepegawaian Ditjen SDPPI Hasyim Fiater ini juga membicarakan dasar-dasar peraturan yang tertuang dalam Permen PAN-RB sebagai dasar rujukan.

Sebelum acara diakhir dengan sesi foto bersama, Farida Dwi Cahyarini berpesan agar tim penyusun bisa segera menyelesaikan kurikulum ini secepatnya.

(Sumber/foto Mukhsinun)

Siaran Pers

114/HM/KOMINFO/05/2018
24-05-2018

Penjelasan Adanya Hoax Terkait Informasi Viral IMEI dan Cyber Crime Polri

65/HM/KOMINFO/02/2018
05-03-2018

Konsultasi Publik Rancangan Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Me…

SIARAN PERS NO. 51/HM/KOMINFO/02/2018
18-02-2018

Kecepatan Sertifikasi Smartphone Dorong Kecepatan Produk Baru Hadiri Masyar…

Seputar SDPPI

Terdakwa Penjual Perangkat Ilegal di Jakarta Divonis 4 Bulan Penjara
15-07-2018

Jakarta (SDPPI) - Pengadilan Negeri Jakarta Barat dalam persidangan minggu kedua Juli 2018...

Sesditjen SDPPI Minta Aspek Peraturan Dicermati Saat Susun Laporan Keuangan
13-07-2018

Yogyakarta (SDPPI) - Sekretaris Direktorat Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan...

Balmon Manado Undang 140 Pengguna Frekuensi Sosialisasikan Komunikasi Aman
11-07-2018

Manado (SDPPI) - Balai Monitoring Spektrum Frekuensi Radio Kelas II Manado, selaku Unit...

Sorotan Media

Logo Kemkominfo

Beranda | Portal Kominfo | Surel | Hubungi Kami | Peta Situs | Switch to English

© 2018 Direktorat Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika