Menkominfo Lepas 18 Pegawai Purnabakti, Termasuk Lala Kolopaking

31-08-2018

Menkominfo Rudiantara menyerahkan kenang-kenangan gambar karikatur kepada Lala M. Kolopaking, Staf Ahli Menteri Bidang Sosial, Ekonomi, dan Budaya di Kemkominfo, yang memasuki masa purnabakti pada Agustus 2018, dalam acara pelepasan 18 pegawai purnabakti di Ruang Serbaguna Abdulghani, Gedung Kemkominfo, Jakarta, Jumat (31/8/2018).

Jakarta (SDPPI) - Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara pada Jumat melepas 18 pegawai kementerian ini yang sudah memasuki masa purnabakti pada periode Agustus 2018, dengan tiga di antaranya berasal dari Direktorat Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (Ditjen SDPPI).

“Menjadi purnabakti seharusnya bapak dan ibu lebih bersyukur karena lebih banyak waktu di rumah untuk keluarga dan dapat berkarya lebih maksimal. Karena sebaik-baiknya manusia adalah manusia yang bermanfaat bagi orang lain,” kata Rudiantara dalam sambutannya di acara yang berlangsung di Ruang Serbaguna Abdulghani, Kemkominfo itu.

Menkominfo mengaku selalu menyempatkan untuk melepas para pegawai purnabakti karena ini merupakan salah satu momen yang sangat istimewa, bahkan sejak 2017 ia tidak pernah melewatkannya.

“Biar saya bisa bertemu dengan teman-teman yang telah menuntaskan purnabakti atau amanahnya di Kementerian Kominfo,” katanya.

Sebagaimana yang telah dilakukan Agustini--salah seorang yang sekarang memasuki purnabakti--, pegawai Kemkominfo, kata Rudiantara, harus bisa melayani masyarakat dengan sepenuh hati.

“Jadi bagaimana bayangkan jika kita membantu pihak luar yang harus kita layani, harus kita bantu dengan sepenuh hati bahkan beyond expectation, orang yang kita bantu tidak akan pernah melupakan kita, sebagaimana saya tidak pernah melupakan Bu Tini,” kata Rudiantara mencontohkan.

Beyond expectation, yang dimaksud Rudiantara adalah di luar ekspektasi, tetapi tetap dalam koridor yang diperbolehkan dalam sistem birokrasi.

Rudiantara juga mengingatkan bahwa sekarang Kemkominfo sedang menghadapi era digital yang implikasinya tidak hanya masalah teknis saja tapi juga sosial dan ekonomi. “Betul kita mengatur masalah teknis tapi kan kita juga sudah memahami peran kita, di regulasi itu kurang dari 50 persen kita beralih dari regulator ke fasilitator.”

“Karena jika kita hanya menjadi regulator tanpa regulasi, jadul kita. Karana apa? Karena dinamikanya luar biasa, dinamika internet ini, dinamika digital ini, implikasinya adalah ke masalah sosial, ke masalah ekonomi.”

Menkominfo juga mengaku kehilangan dengan purnabaktinya Lala M. Kolopaking yang selama ini menjabat Staf Ahli Menteri Bidang Sosial, Ekonomi, dan Budaya di Kemkominfo. Rudiantara mengaku akan sulit menemukan penggantinya.

Lala M. Kolopaking dalam pesan kesannya menyampaikan bahwa untuk cerdas dalam membangun kerja sama, jangan pernah merasa tua, jangan merasa tertinggal, boleh fisik tua, tetapi hati tetap muda.

Sedangkan Maryadi, pegawai purnabakti dari Biro Umum Sekretariat Jenderal Kemkominfo, berpesan kepada pegawai yang masih muda untuk bekerja keras, ikhlas, dan tuntas dalam menjalankan tugas-tugas di Kemkominfo.

Dari 18 pegawai yang memasuki masa purnabakti periode Agustus 2018, tiga di antaranya berasal dari Ditjen SDPPI, yakni Mukhlis dari Balai Monitor Spektrum Frekuensi Kelas I Jakarta, Rosita Batubara dari Setditjen SDPPI, dan Bambang Suratno dari Direktorat Operasi Sumber Daya.

Bambang Suratno, yang selama ini menjabat Kepala Seksi Pelayanan Operator Radio Subdirektorat Sertifikasi Operator Radio, Direktorat Operasi Sumber Daya, berpesan kepada para rekan-rekannya yang masif aktif agar selalu bersemangat bekerja, jangan melakukan kesalahan sehingga lulus dari cobaan, dan pensiun sukses.

Kepada para pegawai purnabakti, perwakilan PT Taspen (Persero) menyerahkan Tunjangan Hari Tua (THT) dan uang pensiun. Dalam kesempatan sama, Menkominfo Rudiantara dan Sekjen Kemkominfo Farida Dwi Cahyarini memberikan piagam penghargaan kepada para pegawai purnabakti atas jasa dan pengabdiannya selama ini.

Ada tambahan kenang-kenangan yang diberikan oleh Menkominfo kepada Staf Ahli Menteri Bidang Sosial, Ekonomi, dan Budaya Kemkominfo Lala M. Kolopaking berupa gambar karikatur Lala.

Pelepasan pegawai purnabakti ini juga dihadiri Dirjen SDPPI Ismail serta para eselon I, II, dan III di lingkungan Kemkominfo.

(Sumber/foto: Tim magang/Iwan)

Siaran Pers

114/HM/KOMINFO/05/2018
24-05-2018

Penjelasan Adanya Hoax Terkait Informasi Viral IMEI dan Cyber Crime Polri

65/HM/KOMINFO/02/2018
05-03-2018

Konsultasi Publik Rancangan Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Me…

SIARAN PERS NO. 51/HM/KOMINFO/02/2018
18-02-2018

Kecepatan Sertifikasi Smartphone Dorong Kecepatan Produk Baru Hadiri Masyar…

Seputar SDPPI

Bali Digi Run Ramaikan Hari Bhakti Postel ke-73
23-09-2018

Nusa Dua (SDPPI) - Ditjen SDPPI, Kemkominfo, bersama komunitas pos dan telekomunikasi...

Dirjen SDPPI Lantik Kabalmon Jakarta dan Kasubdit BHP
21-09-2018

Jakarta (SDPPI) - Direktur Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (Dirjen...

SDPPI Selenggarakan Bimbingan Teknis Modifikasi Akun E-Licensing Melalui Webinar
21-09-2018

Jakarta (SDPPI) - Direktorat Operasi Sumber Daya bersama Balai Monitor Spektrum Frekuensi...

Sorotan Media

Logo Kemkominfo

Beranda | Portal Kominfo | Surel | Hubungi Kami | Peta Situs | Switch to English

© 2018 Direktorat Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika