ISO 9001:2015 SDPPI untuk Jawab Tantangan Perubahan

06-07-2018

Aktivitas peserta dalam Workshop of Awareness Interpretation ISO 9001:2015 Direktorat Pengendalian Ditjen SDPPI di Aula Gedung Menara Merdeka, Jakarta, 4 dan 5 Juli 2018.

Jakarta (SDPPI) – Direktorat Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika akan segera menerapkan ISO 9001:2015 guna menjawab tantangan perubahan, terutama terkait dengan percepatan pelayanan perizinan di Kementerian Komunikasi dan Informatika yang semula 14 hari menjadi satu hari (one day).

“Bahwa pelayanan perizinan di lingkungan Kominfo yang tadinya 14 hari menjadi 1 hari (one day) dan telah diubah lagi menjadi same day (diajukan hari ini, hari ini juga harus sudah selesai) maka penerapan ISO 9001:2015 mau tidak mau harus segera diterapkan,” kata Plt Direktur Pengendalian SDPPI Nurhaedah di Jakarta, Rabu (4/7).

Memberikan sambutan dalam Workshop of Awareness Interpretation ISO 9001:2015, Nurhaedah mengatakan bahwa ISO 9001:2015 merupakan pembaruan (update) dari ISO 9001:2008 yang telah diterapkan Ditjen SDPPI, walaupun masih sebatas pada Subag Tata Usaha, Subdit Monitoring dan Penertiban Perangkat Pos dan Informatika, serta Subdit Monitoring dan Penertiban Spektrum.

Oleh karena telah terjadi perubahan komposisi pegawai Direktorat Pengendalian SDPPI maka workshop ISO 9001-2015 ini sangat diperlukan bagi seluruh pegawai baik yang baru maupun lama, sebagai sarana pengenalan dan penyegaran, katanya.

ISO 9001:2015 sebagai sarana dalam upaya mengukur kinerja serta mendeteksi kekurangan-kekurangan, sehingga dapat disusun rencana-rencana yang relevan untuk dapat dilaksanakan oleh Direktorat Pengendalian SDPPI agar bekerja dengan cepat, tepat, efektif dan efisien.

Nurhaedah berharap workshop ISO 9001:2015 dapat diikuti seluruh pegawai Direktorat Pengendalian SDPPI sesuai jadwal yang telah ditetapkan, mengingat workshop ini sangat diperlukan dalam menjawab tantangan perubahan.

Dalam menghadapi tantangan perubahan tersebut maka semua pegawai harus tetap bersemangat sebab semuanya punya peran penting masing-masing.

“Jangan hanya karena pegawai yang berposisi sebagai petugas pencatatan surat masuk-keluar terus merasa tidak berarti bagi organisasi, pegawai tersebut tetap berperan. Jadi bekerjalah dengan baik sesuai dengan uraian tugas dan perjanjian kenerja yang telah disepakati,” begitu imbuhnya.

Workshop of Awareness Interpretation ISO 9001:2015 yang berlangsung 4 dan 5 Juli 2018 di aula Gedung Menara Merdeka, Jakarta itu menghadirkan narasumber dari PT. Praba Sinergi Utama.

(Sumber/foto : Dit. Pengendalian SDPPI/Yos)

Siaran Pers

114/HM/KOMINFO/05/2018
24-05-2018

Penjelasan Adanya Hoax Terkait Informasi Viral IMEI dan Cyber Crime Polri

65/HM/KOMINFO/02/2018
05-03-2018

Konsultasi Publik Rancangan Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Me…

SIARAN PERS NO. 51/HM/KOMINFO/02/2018
18-02-2018

Kecepatan Sertifikasi Smartphone Dorong Kecepatan Produk Baru Hadiri Masyar…

Seputar SDPPI

Indonesia Presentasikan Roadmap 5G di Konferensi ITU Bangkok
20-07-2018

Jakarta (SDPPI) - International Telecommunication Union (ITU) Regional Asia Pasifik pada...

Kinerja dan Cakupan Penegakan Hukum Ditjen SDPPI Terus Membaik
20-07-2018

Jakarta (SDPPI) - Kinerja dan cakupan penegakan hukum bidang telekomunikasi Ditjen SDPPI...

SDPPI Terus Gelorakan Budaya Tertib Penggunaan Frekuensi
19-07-2018

Medan (SDPPI) - Direktorat Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (Ditjen...

Sorotan Media

Logo Kemkominfo

Beranda | Portal Kominfo | Surel | Hubungi Kami | Peta Situs | Switch to English

© 2018 Direktorat Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika