TENTANG POSTEL>>REGULASI>>PERIZINAN>> INFORMASI TERKINI>>EMAILKONTAKPENCARIANBUKU TAMU>>LINK>>ENGLISH VERSION
Untitled DocumentSiaran Pers No. 103/DJPT.1/KOMINFO/9/2008Dukungan Fasilitas Pos dan Telekomunikasi Yang Akan Digunakan Pada H-7 Hingga H+7 Dalam Rangka Kegiatan Angkutan Lebaran 1429 Hijriah Menteri Kominfo Mohammad Nuh pada tanggal 3 September 2008 telah menghadiri rapat koordinaasi persiapan angkutan Lebaran 1 Syawal 1429 Hijriah di Departemen Perhubungan. Rapat yang dipimpin oleh Menteri Perhubungan Jusman Syafii Djamal dihadiri pula oleh Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto, Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu, pejabat-pejabat tinggi yang mewakili Panglima TNI, Kapolri, dan perwakilan-perwakilan dari instansi terkait serta termasuk dari sejumlah Pemda. Dalam jumpa pers seusai rapat tersebut, Menteri Kominfo mengatakan, bahwa pada dasarnya seluruh jajaran penyelenggaraan layanan publik yang berada di Depkominfo sudah siap untuk menopang persiapan penyelenggaraan layanan publik, khususnya angkutan, dalam rangka Lebaran ini, baik kesiapan para penyelenggara telekomunikasi untuk tetap memberikan kualitas layanan yang baik minimal dalam bentuk peningkatan kapasitas dan jaringan selama H-2 hingga H+2 maupun koordinasi dengan berbagai instansi dan asosiasi terkait, seperti misalnya dengan RAPI, PRRSNI, ATVSI dan lain sebagainya dengan tujuan untuk secara rutin menyiarkan langsung pelaksanaan angkutan Lebaran ini. Selain yang disampaikan oleh Menteri Kominfo tersebut, beberapa hal penting yang perlu diinformasikan kepada publik terkait dengan kesiapan jajaran pos dan telekomunikasi yang menjadi ruang lingkup Ditjen Postel adalah mengenai dukungan khususnya dari para penyelenggara telekomunikasi (sebagaimana telah disepakati pada rapat tanggal 23 Juli 2008 di Ditjen Postel). Dukungan fasilitas tersebut (sebagaimana yang juga sering dilakukan pada tahun-tahun sebelumnya) adalah sebagai berikut: Kebutuhan fasilitas telekomunikasi untuk Posko Pusat Departemen Perhubungan: PT Telkom akan menyediakan 6 SST untuk keperluan CCTV. PT Indosat akan menyediakan 5 SST. PT Bakrie Telecom akan menyediakan 5 SST untuk komunikasi dua arah. PT Mobile-8 akan menyediakan 5 SST untuk komunikasi dua arah. Kebutuhan fasilitas telekomunikasi wireless untuk personil Posko Pusat dan 11 Posko Lapangan dan Terminal (Purwakarta, Losarang, Nagrek, Merak, Bakauheni, Kalideres, Pulogadung, Kemayoran, Kampung Rambutan Lebak Bulus dan Cicaheum). : PT Telkomsel akan menyediakan 6 SST. PT Excelcomindo Pratama akan menyediakan 5 SST. PT Smart Telecom akan menyediakan 2 SST. PT HCPT akan menyediakan 2 SST. PT NTS akan menyediakan 2 SST. PT Sampoerna Telekomunikasi Indonesia akan menyediakan 2 SST. Seperti biasanya, para penyelenggara telekomunikasi secara internal diperkirakan akan tetap komited untuk turut serta berpartisipasi dalam persiapan Lebaran ini dengan berbagai cara, baik dengan pemberian discount tarif khusus pada hari-hari tertentu di puncak Lebaran, penyediaan posko-posko khusus di beberapa tempat sepanjang jalur mudik maupun kemungkinan penambahan fasilitas kapasitas jaringan karena berdasarkan pengalaman pada tahun-tahun yang lalu tingkat kepadatan penggunaan fasilitas telekomunikasi (baik SMS maupun percakapan langsung) sangat tinggi dan menyebabkan delay. Sedangkan kepada PT Pos Indonesia, meskipun ada kecenderungan bahwa pengiriman kartu pos ucapan Lebaran semakin berkurang seiring dengan semakin tinggi lonjakan penggunaan fasilitas telekomunikasi, namun kualitas pelayanan harus tetap ditingkatkan, karena loyalitas sebagian publik untuk lebih convinience dengan pengiriman kartu pos masih cukup tinggi. Ini belum lagi terhitung dengan masih tingginya keinginan sebagian masyarakat untuk melakukan pengiriman barang dan termasuk kendaraan bermotor roda dua ke tujuan mudik. Harapan serupa juga ditekankan pada para penyelenggara layanan kurir pos swasta (yang tergabung dalam Asperindo). Kepala Bagian Umum dan Humas,Gatot S. Dewa BrotoHP: 0811898504Email: gatot_b@postel.go.idTel: 021.3860766Fax: 021.3844036
Dukungan Fasilitas Pos dan Telekomunikasi Yang Akan Digunakan Pada H-7 Hingga H+7 Dalam Rangka Kegiatan Angkutan Lebaran 1429 Hijriah
Menteri Kominfo Mohammad Nuh pada tanggal 3 September 2008 telah menghadiri rapat koordinaasi persiapan angkutan Lebaran 1 Syawal 1429 Hijriah di Departemen Perhubungan. Rapat yang dipimpin oleh Menteri Perhubungan Jusman Syafii Djamal dihadiri pula oleh Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto, Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu, pejabat-pejabat tinggi yang mewakili Panglima TNI, Kapolri, dan perwakilan-perwakilan dari instansi terkait serta termasuk dari sejumlah Pemda. Dalam jumpa pers seusai rapat tersebut, Menteri Kominfo mengatakan, bahwa pada dasarnya seluruh jajaran penyelenggaraan layanan publik yang berada di Depkominfo sudah siap untuk menopang persiapan penyelenggaraan layanan publik, khususnya angkutan, dalam rangka Lebaran ini, baik kesiapan para penyelenggara telekomunikasi untuk tetap memberikan kualitas layanan yang baik minimal dalam bentuk peningkatan kapasitas dan jaringan selama H-2 hingga H+2 maupun koordinasi dengan berbagai instansi dan asosiasi terkait, seperti misalnya dengan RAPI, PRRSNI, ATVSI dan lain sebagainya dengan tujuan untuk secara rutin menyiarkan langsung pelaksanaan angkutan Lebaran ini.
Selain yang disampaikan oleh Menteri Kominfo tersebut, beberapa hal penting yang perlu diinformasikan kepada publik terkait dengan kesiapan jajaran pos dan telekomunikasi yang menjadi ruang lingkup Ditjen Postel adalah mengenai dukungan khususnya dari para penyelenggara telekomunikasi (sebagaimana telah disepakati pada rapat tanggal 23 Juli 2008 di Ditjen Postel). Dukungan fasilitas tersebut (sebagaimana yang juga sering dilakukan pada tahun-tahun sebelumnya) adalah sebagai berikut:
Seperti biasanya, para penyelenggara telekomunikasi secara internal diperkirakan akan tetap komited untuk turut serta berpartisipasi dalam persiapan Lebaran ini dengan berbagai cara, baik dengan pemberian discount tarif khusus pada hari-hari tertentu di puncak Lebaran, penyediaan posko-posko khusus di beberapa tempat sepanjang jalur mudik maupun kemungkinan penambahan fasilitas kapasitas jaringan karena berdasarkan pengalaman pada tahun-tahun yang lalu tingkat kepadatan penggunaan fasilitas telekomunikasi (baik SMS maupun percakapan langsung) sangat tinggi dan menyebabkan delay. Sedangkan kepada PT Pos Indonesia, meskipun ada kecenderungan bahwa pengiriman kartu pos ucapan Lebaran semakin berkurang seiring dengan semakin tinggi lonjakan penggunaan fasilitas telekomunikasi, namun kualitas pelayanan harus tetap ditingkatkan, karena loyalitas sebagian publik untuk lebih convinience dengan pengiriman kartu pos masih cukup tinggi. Ini belum lagi terhitung dengan masih tingginya keinginan sebagian masyarakat untuk melakukan pengiriman barang dan termasuk kendaraan bermotor roda dua ke tujuan mudik. Harapan serupa juga ditekankan pada para penyelenggara layanan kurir pos swasta (yang tergabung dalam Asperindo).
Kepala Bagian Umum dan Humas,
Gatot S. Dewa Broto
HP: 0811898504
Email: gatot_b@postel.go.id
Tel: 021.3860766
Fax: 021.3844036
18 November 2009 Substansi Izin Prinsip Penyelenggaraan Jaringan Tetap Lokal Berbasis Packet-Switched Kepada Para Pemenang Seleksi Penyelenggaraan Jaringan Tetap Lokal Berbasis Packed-Switched Yang Menggunakan Pita Frekuensi Radio 2.3 Ghz
16 November 2009 Lomba Desain Prangko Nasional 2009
12 November 2009 Pembukaan Pertemuan Para Menteri Telekomunikasi dan ICT Asia Pasifik di Bali Oleh Menteri Kominfo Tifatul Sembiring Dengan Tema Pertemuan "Memperkuat Kerja-Sama Regional Menuju Ekonomi Broadband"
11 November 2009 Ekonomi Broadband Asia Pasifik Dalam Bahasan Para Menteri Telekomunikasi dan ICT Asia Pasifik di Bali Tanggal 12 dan 13 November 2009
10 November 2009 Progress Report Penyusunan Rancangan Regulasi Mengenai Tata Cara Intersepsi (Penyadapan) Berdasarkan UU ITE
09 November 2009 Konsultasi Publik Dalam Rangka Revisi Peraturan Dirjen Mengenai Pengelompokan Alat dan Perangkat Telekomunikasi Untuk Keperluan Sertifikasi
© 2005 Direktorat Jenderal Pos dan Telekomunikasi