Dharma Wanita Kemkominfo Kampanyekan Penggunaan Obat yang Benar

11-04-2018

Dharma Wanita Kemkominfo Kampanyekan Penggunaan Obat yang Benar

Jakarta (SDPPI) - Mengisi rangkaian peringatan Hari Kartini yang akan tiba pada 21 April mendatang, Dharma Wanita Kementerian Komuniksi dan Informatika menggelar sosialisasi atau kampanye penggunaan obat-obatan medis yang baik dan benar.

Kegiatan yang diikuti oleh para pegawai wanita serta ibu-ibu istri pejabat Kemkominfo dan berlangsung di Ruang Serba Guna gedung Kemkominfo di Jakarta, Rabu (11/4) itu bertujuan untuk mewujudkan keluarga sadar obat, mengingat penggunaan obat yang tidak benar juga bisa berakibat fatal bagi penggunanya.

Sebelum pemaparan mengenai penggunaan obat yang baik dan benar, Ibu Triana Rudiantara, istri Menkominfo Rudiantara, dalam sambutan pembukaanya mengingatkan mengenai maraknya berita bohong (hoax) yang beredar di media sosial.

Menurut Triana, suburnya penyebarluasan hoax di media sosial juga dilatarbelakangi oleh perilaku tidak baik sebagian dari masyarakat, yang mungkin, akibat dari pola asuh yang salah dalam keluarga.

Untuk menangkal itu semua, katanya, generasi penerus kita, khususnya anak-anak harus dididik dengan benar dan dengan kasih sayang dalam keluarga, terutama dalam usia emas mereka.

Mengenai penggunaan obat yang baik dan benar, DR. Ilma Nugrahani MSi, Apt sebagai narasumber, menjelaskan bahwa agar terhindar dari bahaya penggunaan obat, maka obat harus digunakan sesuai dengan petunjuk dokter dan disimpan dengan benar pula.

Tidak hanya digunakan dan disimpan dengan benar, menurut Ilma, obat juga harus dibuang dengan benar jika sudah tidak digunakan. Membuang obat-obatan medis dengan sembarangan bisa merusak ekosistem lingkungan hidup di sekita kita.

Ditekankan kembali oleh Ilma bahwa cara konsumsi obat yang salah bisa berakibat fatal bagi penggunanya.

Ibu-ibu Dharma Wanita yang mengikuti acara ini begitu antusias mengikuti pemaparan dr. Ilma dan banyak dari mereka yang mengajukan pertanyaan dan konsultasi berdasarkan pengalaman mereka masing-masing.

Kegiatan ini diharapkan bisa memberikan manfaat dan pengaruh yang baik khususnya bagi para pegawai wanita Kemkominso yang juga sebagai ibu rumah tangga dalam keluarga.

Gerakan keluarga sadar obat semacam ini merupakan upaya bersama untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap obat melallui DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, dan Buang) obat dengan baik dan benar.

(Sumber/foto: Veby/Anne/Iwan)

Press Release

SIARAN PERS NO. 257/HM/KOMINFO/10/2018
05-10-2018

Pasokan Listrik Pulih, BTS Operator Seluler Telah Berfungsi 60%

114/HM/KOMINFO/05/2018
24-05-2018

Penjelasan Adanya Hoax Terkait Informasi Viral IMEI dan Cyber Crime Polri

65/HM/KOMINFO/02/2018
05-03-2018

Konsultasi Publik Rancangan Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Me…

Around SDPPI

Penerimaan PNBP Frekuensi Sudah 94 Persen dari Target
16-10-2018

Solo (SDPPI) - Penerimaan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) Kementerian Komunikasi dan...

SDPPI akan Tindak Tegas Pelanggar Frekuensi yang Bandel
16-10-2018

Jakarta (SDPPI) - Direktorat Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (Ditjen...

Belasan Pegawai dari 18 UPT Dilatih Analisa Gangguan Frekuensi
15-10-2018

Bogor (SDPPI) - Sebanyak 19 orang pengendali frekuensi dari 18 Unit Pelaksana Teknis (UPT)...

Media Spotlight

Logo Kemkominfo

Beranda | Kominfo Portal | Email | Contact Us | Sitemap | Bahasa

© 2018 Direktorat Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika