Bupati Lombok Timur Buka UNAR di Selong

Bupati HM Sukiman Azmy hadir langsung membuka Ujian Negara Amatir Radio (UNAR) Nonreguler Periode I  di SMK Negeri 1 Selong (12/07/2020).

Mataram (SDPPI) – Bupati HM Sukiman Azmy hadir langsung membuka Ujian Negara Amatir Radio (UNAR) Nonreguler Periode I di SMK Negeri 1 Selong. Orang nomor satu di Lombok Timur itu berharap para pegiat radio amatir di wilayahnya memanfaatkan frekuensi dengan bijak dan mematuhi aturan yang berlaku.

“Selamat mengikuti ujian. Saya harap semuanya lulus, sehingga legalitasnya dapat, penggunaannya juga sesuai aturan,kata Bupati, Minggu (12/7/2020), saat membuka kegiatan yang sempat tertunda hingga dua kali dijadwal ulang akibat Pandemi Covid-19.

Kepala Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio (SFR) Kelas II Mataram I Komang Sudiarta menambahkan penggunaan frekuensi radio tidak boleh sembarangan, karena dapat menyebabkan gangguan pengguna lain. Diperlukan peran organisasi amatir radio untuk melakukan pembinaan kepada anggotanya.

“Saat ini ada 1.439 Izin Amatir Radio di wilayah Nusa Tenggara Barat yang terdata dalam system kami. Namun, 594 diantaranya masih belum menjadi anggota organisasi. Mohon nanti bapak ibu yang mengikuti ujian, setelah izinnya terbit, segera diurus keanggotaannya,pinta I Komang Sudiarta.

Balmon Mataram menerapkan Protokol Kesehatan dalam penyelenggaraan UNAR berbasis komputer (Computer Assisted Test-CAT). Ujian yang diikuti 125 peserta Tingkat Siaga itu, dibagi menjadi dua sesi pada empat ruangan laboratorium komputer. Sesi pertama dimulai pukul 08.00 sampai 12.00 Wita, sedangkan sesi kedua pada 13.00 sampai 17.00 Wita. Masing-masing sesi hanya diikuti 16 peserta, separuh dari kapasitas ruangan.

Seluruh petugas dan peserta diukur suhu tubuhnya saat di pintu masuk ruangan. Mereka diwajibkan menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun atau menggunakan hand sanitizer. Lalu mereka juga diberikan sarung tangan. Selain itu, para peserta diminta mengunduh Aplikasi PeduliLindungi.

Rangkaian kegiatan UNAR di masa kenormalan baru (new normal) ini berjalan lancar. Dari 125 peserta yang mendaftar, hadir mengikuti ujian 95 peserta. Hasilnya, 83 peserta dinyatakan lulus. Sedangkan 42 orang sisanya, termasuk peserta yang tidak hadir, dinyatakan tidak lulus.

Pada kegiatan ini, Balmon Mataram menyampaikan tata tertib dalam bentuk audio visual yang diputar pada masing-masing ruang ujian untuk memudahkan beberapa peserta yang buta huruf. Pada saat ujian berlangsung, peserta yang buta huruf ini didampingi panitia untuk dibacakan pertanyaannya.

Turut hadir pada kegiatan ini, Asisten 1 Setda Lombok Timur, Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Lombok Timur, Ketua Orda ORARI Nusa Tenggara Barat, dan Ketua Orlok ORARI Lombok Timur.

(Sumber/foto: Herlin, UPT Mataram)

Banner `Contact Center`
Banner `Layanan Ditjen SDPPI`
Banner `eKinerja`
Banner `SDPPI Maps`
Banner `IFaS Fest 2020`