343 Amatir Radio Ikuti UNAR CAT Hulu Sungai Selatan

Ka Balmon Banjarmasin, Mujiyo, menyerahkan piagam penghargaan dan cinderamata terhadap peserta tertua UNAR, yaitu Anang Rifai  (79 tahun) dan termuda Muhammad Thoriqul Huda (13 tahun) di SMUN I Kandangan Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Minggu (6/10/2019).

Banjarmasin (SDPPI) - Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio Kelas II Banjarmasin (Balmon Banjarmasin) menyelenggarakan Ujian Negara Amatir Radio (UNAR) dengan sistem Computer Assisted Test (CAT). UNAR Tahap II ini diikuti 343 peserta dari kota dan kabupaten se-Kalimantan Selatan.

Kepala Balmon Banjarmasin Mujiyo mengapresiasi tingginya animo masyarakat mengikuti UNAR yang dilaksanakan di SMUN I Kandangan Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Minggu (6/10/2019). Hal ini ditunjukan adanya penambahan 300 sampai 400 anggota baru tiap tahun. “Keberadaan amatir radio telah dirasakan banyak manfaatnya bagi masyarakat, terutama dalam penyampaian berita saat terjadi marabahaya, bencana alam, kondisi gawat darurat, bahkan yang menyangkut keamanan negara,” ujar Mujiyo.

Kegiatan yang diselenggarakan unit pelaksana teknis (UPT) dari Direktorat Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (Ditjen SDPPI) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) ini merupakan upaya mewujudkan transparansi dan objektivitas ujian yang lebih berkualitas.

UNAR Tahap II ini diikuti 343 peserta, terdiri dari Tingkat Siaga 278 orang, Penggalang 46 orang dan Penegak 19 orang. Para peserta UNAR yang dinyatakan lulus akan mendapatkan IAR baru serta menjadi anggota ORARI.

Kepala Balmon mengharapkan setiap orang dalam melakukan kegiatan komunikasi radio, wajib menjamin tidak mengganggu penyelenggara kegiatan amatir radio lainnya dan atau komunikasi radio yang dilakukan dinas lain. Guna mencegah terjadinya gangguan atau interferensi yang merugikan pancaran Stasiun Amatir Radio, wajib memenuhi ketentuan teknis, yaitu menggunakan pita frekuensi, lebar pita dan mode sesuai Dinas Amatir.

Selain itu, lanjutnya, juga dilakukan memperkecil emisi tersebar yang ditimbulkan, menggunakan daya pancar yang sesuai tingkatan IAR, dan sesuai frekuensi radio yang digunakan. “Semua ini sebagai upaya untuk mewujudkan penggunaan frekuensi radio yang tertib, efisien, dan bebas dari interferensi,” jelas Mujiyo.

Pelaksanaan ujian didahului dengan apel pembukaan yang dipimpin Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Hulu Sungai Selatan Hendro Martono. Turut hadir dalam acara tersebut perwakilan dari Ditjen SDPPI Raya Siahaan, jajara Balmon Banjarmasin, Pengurus Orda Kalsel dan Orlok se-Kalsel.

Pada kesempatan tersebut juga diserahkan piagam penghargaan dan cinderamata terhadap peserta tertua UNAR, yaitu Anang Rifai (79 tahun) dan termuda Muhammad Thoriqul Huda (13 tahun).

(Sumber info/foto : Mujiyo/Henrian RF)

Banner `Contact Center`
Banner `Layanan Ditjen SDPPI`
Banner `IFaS Fest 2019`
Banner `eKinerja`
Banner `Sistem Informasi Data Statistik`
Banner `SDPPI Maps`
Banner `Infografis`