Langkah SDPPI ke Depan Harus Dinamis

Sekditjen SDPPI, Sadjan saat  memberikan sambutan pada IFaS-Fest, Bogor (26/7)

Bogor (SDPPI) - Direktorat Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika, Kementerian Komunikasi dan Informatika harus mampu bergerak dinamis ke depan dalam menjawab berbagai perubahan cepat dengan didukung sumber daya manusia (SDM) yang handal.

Pernyataan tersebut disampaikan Sekretaris Ditjen SDPPI Sadjan dalam sambutannya pada acara IFaS-Fest 2018 Ditjen SDPPI yang berlangsung di Bogor, Jawa Barat, Kamis (26/7). “Berbagai program yang sudah kita tetapkan harus didukung dengan SDM yang kuat, mau berubah dari zona nyaman ke zona yang selalu berubah,” katanya.

Sadjan mengatakan bahwa Menkominfo Rudiantara dan Dirjen SDPPI Ismail dalam arahannya selalu menekankan bahwa Ditjen SDPPI harus berubah, bekerja cepat, dan inovatif. “Itu tiga hal strategis yang saya tangkap.”

Dalam menerjemahkan keinginan Menkominfo itu, Ditjen SDPPI telah menerjemahkan ke dalam tiga hal strategis yakni branding issue, big data, dan peningkatan kapasitas SDM. Jadi, kata Sadjan, kegiatan IFaS-Fest hari ini juga menerjemahkan kisi-kisi itu.

Kaitannya dengan SDM, lanjut Sadjan, Ditjen SDPPI selalu membuka suasana-suasana yang sifatnya inovatif, selain juga terus memberikan pelatihan-pelatihan kepada para pegawai, di antaranya yang terakhir adalah pelatihan monitoring spektrum frekuensi radio di Cidokom, Cisarua, Bogor, dan pelatihan manajemen survival.

“Ini akan menjadi kegiatan kita semua,” katanya.

Itu semua dilakukan, jelas Sadjan, semata-mata untuk menciptakan generasi-generasi baru yagn siap menerima estafet kepemimpinan. “Dua tahun kurang lagi saya sudah pensiun. Itu perlu penggantian generasi-generasi baru yang siap, tongkat estafet yang siap. Lima tahun ke depan kita mengharapkan kita punya warna baru.”

Dari aspek pembiayaan, kata Sadjan, SDPPI memiliki anggaran yang cukup memadai, dan jelas sangat mendukung untuk melakukan inovasi-inovasi baru dalam pelayanan masyarakat. “Dalam melayani masyarakat kita jangan terlihat biasa-biasa saja.”

Pada 2019 dan 2018, anggaran Ditjen SDPPI, dikatakan Sadjan, tidak jauh berbeda berkisar Rp850 miliar. “Dan itu perlu dijawab dengan langkah-langkah yang dinamis.”

Pada IFaS-Fest 2018 ini Ditjen SDPPI juga membuka seluas-luasnya bagi pegawai untuk berinovasi di antaranya melalui kompetisi inovasi dan karya kreatif berupa video profil dan foto kegiatan tugas pokok dan fungsi.

Kompetisi ini dimaksudkan untuk mendorong pegawai Ditjen SDPPI untuk terus berkarya dan berinovasi baik untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat maupun hal-hal yang bermanfaat bagi bangsa dan negara.

(Sumber/Foto : gat/iwan)

Banner `Contact Center`
Banner `Layanan Ditjen SDPPI`
Banner `eKinerja`
Banner `Sistem Informasi Data Statistik`
Banner `Infografis`