Menkominfo: Purnabakti Juga Harus Disyukuri

Menkominfo Rudiantara saat menyerahkan piagam penghargaan kepada 13 pegawai Kemkominfo yang memasuki purnabakti, di Ruang Serbaguna Roeslan Abdulgani, Kemkominfo, di Jakarta, Selasa (31/7/2018).

Jakarta (SDPPI) - Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan bahwa memasuki purnabakti bagi seorang aparatur sipil negara (ASN) yang menginjak usia pensiun juga harus disyukuri karena dengan bagitu mereka akan mempunyai lebih banyak waktu bagi keluarga.

“Menjadi purnabakti seharusnya bapak dan ibu lebih bersyukur karena lebih banyak waktu di rumah untuk keluarga dan bisa berkarya lebih maksimal. Karena sebaik-baiknya manusia adalah manusia yang bermanfaat bagi orang lain,” kata Rudiantara saat melepas 13 pegawai Kemkominfo yang memasuki masa purnabakti, di Jakarta, Selasa (31/07).

Ada siang ada malam, ada pagi ada sore, ada positif ada negatif, dan ada pertemuan ada perpisahan. “Hari ini kita berpisah dalam konteks administrasi (kepegawaian), tetapi saya berharap hubungan silaturahmi kita tetap terjaga.”

Sambil berseloroh, Menkominfo pun mengaku terkadang iri dengan para ASN yang memasuki masa purnabakti. “Sepertinya enak begitu, karena situasi yang kita hadapi ini dari hari ke hari, tantangan yang dihadapi Kominfo bukan bertambah surut, bukan bertambah mudah.”

Dari sisi frekuensi, katanya, bertambah banyak, dari kompleksitasnya bertambah kompleks, isunya bertambah banyak. “Walaupun ibu bapak tidak lagi menjadi ASN di Kominfo, tetapi pengalaman yang bapak ibu alami selama ini tak tergantikan,” katanya.

Menkominfo Rudiantara juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pegawai Kemkominfo yang memasuki masa purnabakti, yang kali ini berjumlah 13 orang, dengan enam orang di antaranya dari Direktorat Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (Ditjen SDPPI).

“Terima kasih saya ini juga tolong sampaikan kepada keluarga, kepada suami dari ibu atau istri dari bapak semua dan permohonan maaf saya,” kata Menkominfo dalam acara yang berlangsung di Ruang Serbaguna Roeslan Abdulgani, Kemkominfo itu.

Dalam kesempatan yang sama, PT Taspen (Persero) juga menyerahkan Tunjangan Hari Tua (THT) dan uang pensiun kepada 13 pegawai Kemkominfo yang memasuki masa purnabakti. THT dan uang pensiun itu diserahkan oleh Kepala Kantor Cabang Utama PT Taspen Jakarta Achmad Mochtarom.

Sebagai cinderamata, Sekjen Kemkominfo Farida Dwi Cahyarini dan Dirjen IKP Rosarita Niken Widiastuti memberikan bingkisan kepada seluruh pegawai purnabakti, sedangkan Menkominfo Rudiantara memberikan piagam penghargaan atas jasa-jasa mereka mengapdi kepada negara.

Acara ini juga dihadiri oleh Sesditjen SDPPI Sadjan, Plt Direktorat Pengendalian SDPPI Nurhaedah serta sejumlah pejabat eselon satu, dua, dan tiga Kemkominfo.

Berikut enam pegawai Ditjen SDPPI yang memasuki masa purnabakti dan dilepas Menkominfo bersama tujuh orang lainnya:

1. Mahrum Djauhari, SH, Sekretariat Ditjen SDPPI

2. Yuliantje Irianne Lantemona, Sekretariat Ditjen SDPPI

3. Yuliet, SH, MM,Balmon Kelas II Banjarmasin

4. Supriyanto, SH, MSi, Balmon Kelas I Surabaya

5. Jufri Daeng Ngeppe, SE, Balmon Kelas I Makassar

6. Amsar, Direktorat Pengendalian SDPPI

(Sumber/foto: Iwan)

Banner `Contact Center`
Banner `Layanan Ditjen SDPPI`
Banner `eKinerja`
Banner `Infografis`