UNAR I Jatim 2019 Implementasikan CAT

Sebanyak 463 peserta dari berbagai kota/kabupaten di Jawa Timur mengikuti  UNAR yang diselenggarakan Balai Monitor Kelas I Surabaya di Jember Kota Carnaval, Minggu (21/4/2019)

Surabaya (SDPPI) – Ujian Negara Amatir Radio (UNAR) Tahap I di Jawa Timur mulai menerapkan Computer Assisted Test (CAT). Hal ini sebagai upaya Direktorat Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika (Ditjen SDPPI Kemkominfo) meningkatkan pelayanan perizinan, tidak terkecuali layanan bagi amatir radio.

Sebanyak 463 peserta dari berbagai kota/kabupaten di Jawa Timur mengikuti UNAR yang diselenggarakan Balai Monitor Kelas I Surabaya di Jember Kota Carnaval, Minggu (21/4/2019).

UNAR Tahap I 2019 diikuti 463 calon amatir radio dan amatir radio yang naik tingkat. Terdiri 424 peserta tingkat siaga, 37 tingkat penggalang dan dua tingkat penegak.

Selain kali pertama penerapan CAT dalam pelaksanaan UNAR, terdapat pula peserta ujian generasi baby boomer. Antara lain Senandung Melodi Putri Soegito, peserta dari ORARI Lokal Malang yang masih berusia 9 tahun.

Pelaksanaan UNAR dihadiri oleh perwakilan dari Direktorat Operasi Sumber Daya, Balai Monitor Kelas I Surabaya, ORARI Daerah Jawa Timur dan ORARI Lokal Jember. Secara berturut kegiatan diawali dengan pembukaan, pembekalan dan ujian dari semua tingkatan.

Amatir radio yang hadir dengan sistem komunikasi radio hingga saat ini tetap bertahan di tengah lahirnya berbagai platform layanan komunikasi nirkabel dan akses internet, seperti whatsApp, LINE, Skype, WeChat dan lainnya. Tingginya minat menjadi amatir radio di Jawa Timur, ditunjukkan dengan adanya 600700 anggota baru tiap tahunnya, menunjukkan bahwa keberadaan amatir radio masih efektif sebagai media jejaring dan kegiatan penyelidikan teknis dan informasi yang berkaitan dengan teknik radio dan elektronika.

Tugas bersama pemerintah dan ORARI selanjutnya adalah melakukan pendampingan dan pembinaan yang berkesinambungan agar amatir radio terus berevoluasi dalam menghadapi transformasi digital di era disruptif saat ini. Sebagai salah satu bentuk pembinaan dan pendampingan itu, Balai Monitor Kelas I Surabaya akan menyelenggarakan “Workshop Amatir Radio 2019” dalam waktu yang tidak terlalu lama, untuk meningkatkan keterampilan, keahlian teknis dan komunikasi amatir radio di Jawa Timur.

Selain sebagai cadangan telekomunikasi nasional dalam kebencanaan, kedepan amatir radio Jawa Timur diharapkan dapat memperbanyak kegiatan HAMFEST, field day, DX ing /DX pedition dan islands on the air [IOTA], untuk memperkenalkan dan mempromosikan tempat/pulau yang menarik kepada internasional melalui komunikasi radio.

Syamsul Huda, Balmon Surabaya

Banner `Contact Center`
Banner `Layanan Ditjen SDPPI`
Banner `eKinerja`
Banner `Sistem Informasi Data Statistik`
Banner `Infografis`