Walikota dan Anak 11 Tahun Semangat Dapatkan IAR Siaga

Anak usia 11 tahun menjadi peserta termuda dalam UNAR yang diselenggarakan oleh Balmon Samarinda, Minggu (26/06/2022).

Bontang (SDPPI) - Walikota Bontang Basri Rase ikut Ujian Negara Amatir Radio (UNAR) yang diselenggarakan Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio Kelas I Samarinda di Kota Bontang, Kalimantan Timur. Ia tercatat sebagai peserta di Tingkat Siaga bersama anak berusia 11 tahun, seorang tunanetra dan 90-an peserta lainnya.

Walikota menyampaikan apresiasinya. “Harus bangga menjadi penggiat amatir radio, terutama menjadi anggota ORARI, karena selain untuk wadah bersosialisasi, juga turut berperan dalam hal memberikan informasi ketika ada musibah banjir maupun kebakaran yang rawan terjadi di Kota Bontang,” ujarnya ketika memberi sambutannya, Minggu (26/6/2022).

Guna kelancaran pelaksanaan ujian, beberapa orang dari ORARI Lokal Bontang membantu si anak 11 tahun dan peserta tunanetra. Khusus anak di bawah umur, bisa mengikuti UNAR sepanjang melampirkan Surat Izin dari Orangtua dalam formulir pendaftaran.

Keseluruhan pendaftar online UNAR mencapai 108 peserta, dengan rincian 93 Tingkat Siaga, tiga Penggalang, dan 12 Penegak. Namun, di hari pelaksanaan hanya hadir 99 orang. Mereka berasal dari beberapa wilayah di Provinsi Kalimantan Timur, seperti Kota Samarinda, Balikpapan, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kutai Timur, dan Kutai Barat.

Kepala Balai Monitor SFR Kelas I Samarinda H Sugandi, dalam sambutannya, menginformasikan perubahan passing grade yang ditetapkan untuk tingkat Penggalang dan Penegak, dari 50 menjadi 60. Sedangkan untuk tingkat Penegak menjadi 70 untuk tingkat penegak. “Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi Amatir Radio di tingkatan lanjut dan menjadikan Amatir Radio yang lebih berkualitas,” katanya.

Hasil UNAR kali ini, dari 93 peserta Siaga, 85 orang lulus dan delapan lainnya tidak karena berhalangan hadir. Di tingkat Penggalang tiga peserta lulus semua. Sedangkan untuk tingkat Penegak, terdaftar 12 orang dengan rincian emoat lulus, tujuh tidak lulus karena tidak memenuhi passing grade, serta satu tidak lulus karena berhalangan hadir.

“Melalui UNAR, diharapkan tingkat kepatuhan akan peraturan serta tingkat ketertiban dan keamanan akan penggunaan spektrum frekuensi radio semakin meningkat,” harap Kepala Balmon Samarinda.

(Sumber/foto : Adha Trisna Lidya/Juliani, Balmon Samarinda)

Banner `Layanan Ditjen SDPPI`
Banner `eKinerja`
Banner `SDPPI Digital Assitant`
Banner `SDPPI Maps`
Banner `IFaS Fest 2022`
Banner `IFaS Fest 2022`